Desa Sukoharjo, 13 Mei 2025 – Pemerintah Desa sukoharjo mengadakan Musyawarah Desa Khusus (musdesus) mengenai pembentukan Koperasi Desa Merah Putih serta sosialisasi pendataan Indeks Desa Membangun (IDM). Acara yang berlangsung di Balai Desa ini dihadiri oleh Camat Rembang, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah dan sejumlah perangkat desa,lembaga Desa, serta tokoh masyarakat.
Salah satu agenda utama dalam acara ini adalah pembentukan Koperasi Desa Merah Putih yang direncanakan akan beroperasi di Desa Sukoharjo. Koperasi ini diharapkan menjadi salah satu pilar utama untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, dengan memfokuskan pada sektor pertanian dan produk-produk lokal yang selama ini menjadi unggulan desa.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sukoharjo, Bapak Lilik Harijanto, menyampaikan bahwa pembentukan koperasi ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha mereka secara kolektif. “Koperasi Desa Merah Putih adalah langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa, menciptakan peluang usaha, dan memperkuat perekonomian lokal,” ujarnya.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Bapak Mochammad Mahfudz dalam sambutannya menyampaikan pentingnya koperasi sebagai wadah bagi masyarakat untuk saling bergotong-royong dalam meningkatkan kesejahteraan bersama. "Koperasi Desa Merah Putih bukan hanya sekadar badan usaha, tetapi juga sebagai gerakan sosial yang mendorong solidaritas antara anggota. Dengan bergabung dalam koperasi, kita tidak hanya memperoleh keuntungan secara ekonomi, tetapi juga membangun kebersamaan yang dapat memperkuat daya saing desa kita," ungkapnya.
Koperasi ini nantinya akan mengelola berbagai sektor usaha, seperti pengolahan hasil pertanian, kerajinan tangan, dan perdagangan barang kebutuhan sehari-hari. Selain itu, koperasi juga diharapkan dapat memberikan fasilitas pinjaman kepada anggotanya untuk mendukung pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) di desa.
Pendataan Indeks Desa Membangun: Upaya Mengukur Pembangunan Desa Secara Menyeluruh
Selain pembentukan koperasi, pendataan Indeks Desa Membangun (IDM) juga menjadi salah satu fokus dalam acara sosialisasi ini. IDM adalah alat yang digunakan pemerintah untuk memetakan tingkat pembangunan desa berdasarkan berbagai indikator, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.
Pendataan IDM ini dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan seluruh perangkat desa. Dengan hasil pendataan yang valid, diharapkan pemerintah desa dapat merancang program pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran, serta mempercepat proses pembangunan di Desa Sukoharjo.
“Melalui pendataan IDM ini, kami dapat mengetahui secara jelas kondisi desa kami dalam berbagai aspek. Hal ini penting untuk merumuskan kebijakan dan perencanaan pembangunan yang lebih baik ke depan,” ujar Sekretaris Desa Sukoharjo Budi Sulistiyotomo, yang juga merupakan bagian dari tim pendataan.